Kepemimpinan Bupati Barru Suardi Saleh, kembali mendapat pengakuan dan apresiasi dari pihak luar. Tak tanggung-tanggung, besan Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina ini, masuk nominasi 10 top leader Indonesia.

Sesuai penyampaian Seven Media Asia sebagai penyelenggara, Suardi Saleh berhasil masuk nominasi “Indonesia Top Leader Awards 2020” untuk kategori “The Best Figure Keterbukaan Publik” yang malam penganugerahannya digelar di Bali, Sabtu (25/07/2020).

Suardi Saleh dinilai salah satu kepala daerah di Indonesia yang sangat konsisten dalam mendorong dan merealisasikan keterbukaan publik. Terutama soal transparansi setiap kebijakan di pemerintahan.

Jika tak ada halangan, penerima penghargaan dari Seven Media Asia akan dihadiri Menteri Pariwisata, sekaligus disiarkan dua stasiun televisi nasional, yakni I News TV dan TV Global.

Dari penilaian yang dilakukan selama ini, hanya sekira 25 figur di Indonesia yang dimasukkan dalam nominasi. Salah satunya Suardi Saleh yang dianggap konsisten dan komitmen tentang keterbukaan publik.

Suardi Saleh yang berhalangan hadir di puncak penganugerahan akan diwakili delegasi yang ditunjuknya. Pasalnya di hari bersamaan, putra bungsunya akan melakukan prosesi lamaran atau “mappetu ada’”di Makassar. Meski demikian, mantan Ketua AMPI Kabupaten Maros itu, secara khusus mengirimkan testimoni dalam bentuk video untuk ditayangkan di puncak kegiatan.

Di video tersebut, Suardi Saleh menjelaskan secara singkat mengenai berbagai kebijakan yang dilakukan selama memimpin Barru dalam mendorong keterbukaan publik di pemerintahan.

Soal nominasi dan pengakuan tersebut, Suardi tak lupa menyampaikan terima kasih kepada segenap elemen masyarakat. Menurutnya, masuk nominasi top leader tak lepas dari kerjasama berbagai pihak di Barru dalam mendorong pelayanan berkualitas dan keterbukaan publik.

“Terima kasih kepada segenap masyarakat Kabupaten Barru. Pimpinan dan para anggota DPRD, Bapak Wakil Bupati, serta Forkompida, dan tentunya seluruh perangkat daerah yang terus menjaga sinergitas yang harmonis. Dan anugerah ini, merupakan anugerah bersama,” kata Suardi Saleh, seperti di video testimoninya, Jumat (24/07/2020).

Dengan nominasi top leader itu, sekaligus menjadi bagian pengakuan dari pihak luar jika pemerintahan di Barru menjadi teladan dan contoh bagi daerah lainnya di Indonesia, terutama soal keterbukaan publik.

“Semoga Allah SWT menjadikan anugerah kita bersama ini bernilai ibadah, dan terus berkesinambungan untuk masa depan Indonesia Maju,” pungkas Suardi Saleh.

Sekadar diketahui, pemberian penghargaan top leader di Indonesia, rutin dilakukan Seven Media Asia selama beberapa tahun terakhir. Dan khusus tahun ini, Suardi Saleh merupakan salah satu kepala daerah yang mewakili Sulawesi Selatan.

Suardi Saleh yang kurang lebih empat tahun terakhir memimpin Barru, memang dikenal sebagai kepala daerah yang berusaha semaksimal mungkin mendorong tentang transparansi atau keterbukaan publik. Terbukti, di bawah kepemimpinannya, Barru mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Selain itu, beragam prestasi dari pemerintah pusat dan provinsi berhasil disematkan ke Suardi Saleh dan Pemkab Barru atas berbagai capaian yang telah ditunjukkan selama empat tahun terakhir. Termasuk satu-satunya kabupaten di Sulsel yang sudah mengoperasikan secara resmi Mal Pelayanan Publik (MPP) Masiga.

Khusus MPP yang diresmikan langsung Menpan RI Tjahjo Kumolo, juga dijadikan percontohan bagi sejumlah kabupaten/kota di Indonesia. Bahkan pasca-diresmikan, berbagai daerah datang khusus melakukan studi banding.#

(Humas Barru)

Penamaan Pa’lampuang, untuk salah satu kawasasan pesisir pantai berpasir putih yang berlokasi di Desa Bontomalling, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, mengantar langkah kaki, untuk menyusuri lebih jauh, lokasi pantai, yang tepat berhadapan dengan gugusan Pulau Lambego, Kecamatan Pasimarannu itu.

di lokasi ini, sejumlah bentuk keunikan dapat di jumpai pengunjung, diantaranya, misteri keberadaan pintu goa, yang konon, berada di sela-sela tebing pantai Pa’lampuang.

Memasuki bibir pantai Pa’lampuang, pengunjung akan dijemput oleh keindahan panorama pohon kelapa yang tumbuh rapi dan berderet di sepanjang pesisir pantai.
Angin sepo-sepoi yang berhembus dari balik rindang pepohonan hijau dan deretan tanaman pohon kelapa, menyimbolkan kesan sejuk, dan penuh kedamaian.

di pantai ini, beragam aktivitas wisata bahari dapat dinikmati pengunjung, mulai dari berjemur di atas hamparan pasir putih, diving, snorkeling, memancing, dan aktivitas wisata lain dapat dilakukan di bibir pantai Pa’lampuang.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati suguhan kelapa muda yang dibeli dari pemilik lahan perkebunan kelapa di sekitar pantai. di musim teduh, mata pengunjung, akan dibuat terbuai oleh panorama gugusan hijau, pulau Lambego, Kecamatan Pasimarannu yang menurut warga setempat, dapat diseberangi dalam hitungan waktu kurang dari satu jam.

Pengunjung juga dimungkinkan untuk berpetualang, menyusuri pesona pantai Pa’lampuang dari arah laut, dengan menggunakan perahu sewaan, milik warga nelayan setempat. Sebuah lokasi obyek dan daya tarik wisata (ODTW) yang konon, penamaannya, merupakan pemberian dari Pemerintah Belanda di zaman penjajahan.

Ihwal pemberian nama Pantai Pa’lampuang sendiri, berawal dari sejarah pendirian, dan pembangunan lampu suar oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Namun sayang, karena tak ada lagi jejak sejarah yang dapat menjadi bukti akan keberadaan lampu suar di sekitar lokasi pantai dimaksud.
Lampu suar, tinggal menjadi sekedar nama, dan legenda untuk generasi anak cucu Pulau Jampea. Khususnya bagi mereka yang bermukim di wilayah administratif pemerintahan Kecamatan Pasimasunggu Timur. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Kalla Business School (KBS) kembali menggelar Smart Sharing Session, Sabtu (27/6/2020). Kegiatan yang digelar menggunakan platform zoom ini mengangkat tema “Create Your Techno-Future”. Kegiatan ini diikuti sejumlah 78 orang peserta yang berasal dari berbagai daerah seperti Sulawesi, Kalimantan, Jawa, hingga Papua.

Sesuai dengan tema yang diusung mengenai IT, panitia pelaksana menghadirkan ICT Division Head Kalla Group, Razman Djamal sebagai narasumber. Selama kurang lebih dua setengah jam kegiatan tersebut berlangsung dengan santai dan ditayangkan secara live melalui kanal youtube Kalla Business School.

Koordinator pelaksana Andi Fauziyah Yahya, S.E., M.HRM. menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Kalla Business School sebagai wadah berbagi pengalaman mengenai wawasan IT. Materi yang dibawakan mencakup digital history dari perusahaan Kalla Group sampai karir di bidang IT di dunia nyata.

“Kegiatan ini memang sengaja dilaksanakan untuk memperkenalkan apa saja dream-job untuk teman-teman yang memiliki minat di dunia IT”, ujar Fauziyah.

Tak hanya itu, narasumber juga menyebutkan bahwa salah satu pekerjaan di bidang IT yang paling berkembang saat ini adalah menjadi seorang analis.

“Seorang analis memerlukan 3 skill yaitu, berpikir logis, kreatif dan kritis. Beruntung, Kalla Business School memiliki program studi Sistem Informasi dimana concern nya adalah menciptakan lulusannya sebagai sistem analis dan ERP Specialist. Profesi ini sangat dibutuhkan saat ini dan dimasa depan” tutur Raman Djamal.

Melihat antusias peserta yang begitu besar, panitia mengatakan akan menggelar Smart Sharing Session berikutnya dengan yang akan membahas tema-tema yang tidak kalah menarik seperti entrepreneurship, teknologi dan self improvement.

Eskalasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Barru masih terus bergerak, Dalam kurung waktu sepekan terkonfirmasi dua orang warga Barru terpapar Covid-19. Satu orang warga Lapakaka kelurahan Bojo Baru kecamatan Mallusetasi dan satu lagi adalah warga desa Madello kecamatan Balusu.

Camat Mallusetasi, Drs. Nompo Nasruang. MM menjelaskan bahwa warga kampung Lapapaka yang dinyatakan positif berdasarkan hasil swab, memang mempunyai riwayat penyakit dan baru saja melakukan perjalanan dari Palu Sulawesi Tengah. Dia kini sementara menjalani perawatan disalah satu rumah sakit di Kota Parepare.

“14 orang keluarga dekatnya sudah dilakukan tracking oleh Tim Gerak Cepat (TGC) Puskesmas Bojo Baru. Dua orang diantaranya, hasil Rapid Testnya Reaktif dan sementara menunggu hasil Swab,” jelas Nompo.

Terkait dengan kasus positif tanpa gejala terhadap warga Desa Madello menurut juru bicara khusus GTPP Covid-19 Barru, dr. Amis Rifai, dia terkonfirmasi positif berdasarkan hasil Swab dimana sebelumnya dinyatakan reaktif rapid test.

“Empat orang keluarga dekatnya sudah menjalani rapid test dan hasilnya non reaktif. Sementara dia sudah diantar ke Makassar untuk mengikuti program wisata covid disalah satu Hotel,”urai Amis Rifai.

Berdasarkan pemantauan, selain melakukan rapid test. Rumah warga yang positip dan rumah-rumah disekitarnya dilakukan sterilisasi penyemprotan desinfektan oleh Relawan Covid-19 desa Madello.

Berdasarkan update date yang diterima dari Media Center TGTPP Covid-19 Barru perhari ini, Sabtu 18/7/2020, jumlah kasus positif sebanyak 4 orang, sedangkan Orang Tanpa Gejala ( OTG) 22 orang dan Pelaku Perjalanan (PP) 181 orang.

(Bp_Hasyim/A.Agus)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru mengumpulkan sejumlah pengelola restoran, rumah makan, cafe, dan perwakilan pelaku sentra kuliner, Selasa (07/07/2020).

Bertempat di ruang kerja Bupati Barru, para pengelola dan perwakilan asosiasi pedagang kaki lima, membahas mengenai sosialisasi tata laksana penerapan protokol kesehatan menuju new normal.

Di pertemuan yang berlangsung dengan santai itu, Bupati Barru Suardi Saleh, memberi beberapa pengarahan. Seperti harus tetap memperhatikan standar protokol kesehatan dalam menjalankan setiap usaha dan bisnis.

“Regulasi yang ada nantinya menjadi pedoman para pedagang kaki lima dan pelaku usaha lainnya untuk menunjang aktivitas perekonomian masyarakat,” kata Suardi Saleh.

Menurut dia, peraturan bupati yang akan menjadi pedoman dan mengatur aktivitas di restoran, cafe dan lainnya, harus dikoordinasikan dengan baik terlebih dahulu. Menyamakan persepsi, sehingga nantinya tidak terjadi tumpang tindih.

“Nanti dikoordinasikan dalam bentuk pengarahan, sumber daya dan pelaksanaan dengan penerapan protokol kesehatan,” tambah Suardi Saleh yang didampingi Plt Kepala Bapenda Barru, Muhammad Ushuluddin.

Pertemuan yang digagas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ini, bertujuan untuk mengordinasikan baik-baik mengenai standar operasional prosedur yang harus dipatuhi di era new normal.

Muhammad Ushuluddin memaparkan, sebelum diterapkan, dibutuhkan sosialisasi dan penyamaan persepsi dengan pemilik restoran, rumah makan, cafe, dan sentra kuliner yang ada di alun-alun Colliq Pujie dan angkringan di Padongko.

“Kedepan, masyarakat/pelaku usaha sektor kembali aktif, sehingga kegiatan perekonomian dan bisnis di sektor bisa berjalan kembali dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan new normal,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Pemkab Barru telah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Tatanan Normal Baru di Masa Pandemic Covid-19 Kabupaten Barru. Peraturan ini menjadi pedoman bagi OPD dan masyarakat untuk relaksasi menuju persiapan new normal life.

Didalamnya, diatur mengenai SOP untuk lintas sektor ekonomi yang telah dilonggarkan. Semua wajib memenuhi dan mematuhi standar protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Sumber: Humas Diskominsta Barru

Keinginan sejumlah elemen melihat petahana Suardi Saleh menggandeng Andi Mirza Riogi Idris di Pilkada Barru 9 Desember 2020 mendatang, semakin mendekati kenyataan.

Informasi yang dihimpun, Suardi Saleh dan Andi Ogi, sapaan akrab Andi Mirza Riogi, sisa menunggu kepastian resmi dari partai politik dalam bentuk rekomendasi secara tertulis. Seperti dari Partai Nasdem, maupun PDIP.

Baik Suardi Saleh maupun Ogi dikabarkan sudah bersepakat maju berpasangan. Suardi Saleh di posisi calon bupati, dan Andi Ogi yang tak lain putra mantan Bupati Barru Andi Idris Syukur, bersedia menjadi pendamping atau kandidat wakil bupati.

Partai Nasdem yang sudah menerbitkan surat tugas ke Suardi Saleh, memberi isyarat menerbitkan rekomendasi berpasangan ke Suardi Saleh-Andi Ogi dalam waktu dekat. Begitu pula PDIP, disebut-sebut semakin dekat dengan duet tersebut.

“Arahnya ke situ (Suardi Saleh-Ogi). Tapi kepastian dan penentuan resminya itu di DPP,” kata Wakil Ketua DPD PDIP Sulsel, Husain Djunaid kepada wartawan, belum lama ini.

Diberbagai kesempatan, Partai Nasdem yang menjadi pemenang Pemilu 2019 di Barru, sudah mempertegas jika dukungannya ke Suardi Saleh. Karena itu, hanya menunggu waktu saja menerbitkan rekomendasi berpasangan.

Sebelumnya, Suardi Saleh dan Ogi menunjukkan kekompakannya saat menghadiri Rakorwil PDIP di Makassar sebelum pandemi Covid-19. Keduanya melakukan salam komando.

Begitu juga, duet ini sudah mengikuti tahapan fit and proper test di DPP PDIP sebagai salah satu tahapan untuk diusung oleh partai pemenang pemilu secara nasional itu.

Jika duet ini dideklarasikan, maka bakal menjadi kekuatan yang dijagokan untuk memenangkan pilkada. Mengingat, dibeberapa hasil survei, elektabilitas keduanya berada di posisi teratas. Ditambah lagi, mereka bisa saling melengkapi dan tak beririsan.